Perangkat lunak,sistem
dan arsitektur.
Pengalaman, pemikiran, dan momen di balik karya yang saya buat.

Halo, saya Ival. Seorang software engineer yang berbasis di Bali, Indonesia. Saya mengubah passion pemrograman menjadi karir, dan selama 5 tahun terakhir, saya beruntung bisa melakukan apa yang saya cintai setiap hari.
Banyak perspektif saya datang dari perjalanan dan percakapan jujur di meja makan, pengingat bahwa perangkat lunak yang baik harus selalu terasa manusiawi.
Linimasa kode, sistem, danpertumbuhan.
Paycombat
Architecting and developing secure, scalable full-stack solutions for a modern payment gateway. Focused on optimizing transaction performance, enhancing system reliability, and building seamless financial experiences.
Kesato & Co.
Developed modern web experiences and diverse digital products for a creative agency. Spearheaded the development of a prototype AI agent using Retrieval-Augmented Generation (RAG) to automate booking and scheduling workflows.
Jobseeker Company
Engineered scalable full-stack solutions for an integrated workforce and HR management ecosystem. Focused on building robust core features, optimizing system infrastructure, and delivering seamless integrations to streamline the hiring and management process.
Pao.dev
Founded a web development agency straight out of high school. As solo freelance projects multiplied, I brought on friends to help scale our engineering output. Alongside developing robust full-stack solutions, I led the team, managed client communications, and oversaw operations to successfully deliver impactful digital products.
Pendekatan saya tetap sederhana, terstruktur, dan adaptif.
01. — Memahami masalah dari semua sisi: tujuan bisnis, batasan teknis, edge case, dan gambaran besar di balik kebutuhan.
02. — Mengeksplorasi solusi lebih awal melalui rancangan arsitektur, proof-of-concept, dan prototyping cepat.
03. — Merancang sistem yang bersih, skalabel, dan mudah dipelihara di berbagai lingkungan, tim, dan kebutuhan yang berkembang.
04. — Menyempurnakan secara terus-menerus melalui code review, pengujian, dan iterasi.
Di luar kode, saya suka belajarbahasamanusia.
Saya percaya belajar bahasa itu seperti membuka dunia baru. Membantu saya terhubung dengan budaya yang berbeda, berpikir dengan cara baru, dan mengingatkan bahwa komunikasi yang baik—baik dengan mesin maupun manusia—selalu tentang empati.